Di ambil dari Buku Pewahyuan di Neraka
Ketika kami membaca pelat yang bertuliskan “Saya berada disini untuk menjadi normal”,
kami bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, apa bisa!?” Apakah mungkin seseorang bisa
berada di tempat ini karena alasan tersebut?” Kemudian Yesus bertanya
kepadanya, “Andrew, mengapa kamu berada di tempat ini?” Dia pun menjawab, “Yesus,
waktu saya di bumi, saya pikir dosa itu hanya membunuh dan mencuri saja, dan
oleh sebab itu saya tidak pernah mencoba mengenalMu”. Di Amsal 9:18 dikatakan, orang-orang fasik akan kembali ke
dunia orang mati, ya, segala bangsa yang melupakan Allah.
Andrew membuat kesalahan besar dalam
mengklasifikasikan dosa-dosa, seperti orang-orang hari ini. Alkitab berkata
dengan jelas yang mengatakan dalam Roma 6:23, sebab
upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal. Lebih
lanjut lagi, dimana Alkitab memberitahu
kalau dosa tidak dipilah-pilah, karena tetap semua itu adalah dosa. Andrew
mempunyai kesempatan untuk tahu dan menerima Yesus tapi tidak mengambil
kesempatan yang Tuhan berikan kepadanya. Bisa jadi ada ribuan
kesempatan untuk mengenal Tuhan tapi dia tidak pernah ingin untuk mengenalNya
dan itulah yang menjadi alasan mengapa dia berada disini. Kemudian
sebuah selimut api yang besar menutupi seluruhnya dan kami tidak pernah
melihatnya lagi.
Kami melanjutkan perjalanan bersama Yesus. Dari
kejauhan kami melihat sesuatu berjatuhan turun, seperti rongsokan material.
Ketika kami mendekatinya, kami melihat itu adalah orang-orang yang jatuh ke
Neraka pada saat itu. Orang yang mati di dunia tanpa menerima Yesus Kristus
dalam hati mereka, kemudian mereka sampai di Neraka.
Tuhan
tidak pernah memutuskan seseorang untuk pergi ke Neraka, tapi semua orang
sampai disana berdasarkan keputusan yang mereka miliki. Dalam Galatia 6:7, jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya
dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.
Hari
ini kamu mempunyai kesempatan yang besar untuk mengubah tujuan akhirmu. Yesus
masih ada sampai hari ini, dan Alkitab berkata kalau kita memiliki hidup kita
juga mempunyai harapan. Hari ini kamu mempunyai hidup, jangan lewatkan
kesempatan ini, ini bisa jadi kesempatan yang terakhir.
Tuhan
memberkatimu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar