"Pasti cukup" adalah pikiran positif yang harus ada pada ibu yang ingin sukses memberikan
ASI
untuk bayinya. Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama setelah
kelahirannya memang merupakan tantangan tersendiri bagi ibu. Namun,
manfaat
air susu ibu atau
ASI yang tidak ada tandingannya membuat pemberian ASI untuk buah hati patut diperjuangkan. ASI merupakan makanan sehat untuk bayi bahkan yang paling sehat dibanding jenis makanan
bayi lainnya.
ASI Sedikit
Kekuatiran umum yang dialami ibu yang baru melahirkan adalah bayi
kelaparan karena ASI yang keluar hanya sedikit. Saat baru melahirkan,
produksi ASI memang masih sedikit. ASI yang keluar umumnya masih
berwarna bening yang merupakan
colostrums.
Bayi biasanya akan sering menangis pada minggu awal setelah lahir.
Karena kuatir bayinya kelaparan atau kasihan dengan tangisan bayi, para
ibu akhirnya menyerah dan memberi
susu formula untuk
bayi kecilnya. Hal ini justru berbahaya, karena pemberian susu formula
dalam botol dapat membuat bayi tidak mau mengisap susu dari ibunya
secara langsung karena terbiasa dan lebih enak mengisap susu dari botol.
Tetapi, tahukah ibu, bahwa bayi yang baru lahir sebenarnya hanya membutuhkan ASI sebanyak 5-7 mililiter
ASI
untuk sekali minum? Sebagai gambarannya, volume 5-7 mililiter ini sama
dengan setengah sendok teh. Jadi jangan kuatir si kecil kelaparan.
Lambung bayi yang baru lahir baru sebesar kelereng, jadi dengan
memberikan 5-7 ml ASI sekali minum sudah dapat memenuhi kebutuhan si
kecil.
Bahkan jika ASI sama sekali tidak keluar pada hari pertama atau kedua
setelah bayi lahir, ibu juga tidak perlu kuatir. Bayi yang baru lahir
masih mampu bertahan hingga 1-2 hari. Yang penting ada upaya terus
menerus memberi ASI meski masih berupa cairan bening
colostrums.
Penyebab Lain Tangisan Bayi
Jika bayi terus menangis, bisa jadi karena bayi membutuhkan selain
ASI. Bayi yang baru lahir masih merasa asing dengan lingkungan
sekitarnya karena suasana yang sangat berbeda dibandingkan saat berada
dalam kandungan ibu. Itu salah satu alasan mengapa bayi sering menangis.
Tangisan bayi mungkin juga karena ia ingin dipeluk atau digendong.
Atau karena popok yang basah, Jadi, jangan artikan tangisan bayi yang
baru lahir sebagai tanda ia merasa lapar. Tidak semua penyebab bayi
menangis karena bayi kelaparan.
Hypnobreastfeeding
Pikiran ibu yang mengganggap ASI sedikit justru dapat menjadi
kenyataan. Maka, berpikirlah positif. Yakinlah bahwa ASI Anda pasti
cukup.
Coba yakinkan diri sendiri bahwa ASI yang dihasilkan cukup membuat bayi kenyang. Cara seperti ini sering disebut sebagai
hypnobreastfeeding.
Sang ibu terus memberi keyakinan kepada diri sendiri bahwa ASI yang
dihasilkan cukup. Ayah juga bisa membantu dengan memberi semangat
positif bahwa ASI cukup.
Menyusui Sesukanya
Untuk membantu merangsang produksi ASI, biarkan bayi menyusu sesukanya. Isapan bayi juga akan merangsang produksi ASI dalam
payudara ibu.
Kebutuhan ASI Bayi
Jika menyusui secara langsung, ibu tidak mengetahui berapa banyaknya
ASI yang sudah diberikan. Untuk mengetahui kebutuhan ASI, tabel berikut
memberikan informasi banyaknya ASI yang dibutuhkan sesuai usia bayi.
| Usia Bayi | ASI yang dibutuhkan |
| 1 hari | 5-7 ml sekali minum |
| 3 hari | 22-27 ml sekali minum |
| 1 minggu | 45-60 ml sekali minum |
| 1 bulan | 80-150 ml sekali minum |
| 2-6 bulan | 570-900 ml per hari |
| Lebih dari 6 bulan | sekitar 875 ml per hari |
Tanda ASI Sudah Cukup
Untuk mengetahui apakah produksi ASI ibu sudah mencukupi bagi bayi,
ibu dapat melihat tanda-tanda berikut yang menandai ASI sudah tercukupi.
- Bayi melepaskan isapan dengan sendirinya
- Bayi terlihat puas dan bergerak aktif
- Saat mengisap, bayi terlihat menelan
- Payudara ibu terasa ringan dan lembek
- Pertumbuhan bayi yang sesuai ditandai dengan berat dan panjang bayi bertambah secara konsisten sesuai grafik pertumbuhan bayi
- Buang air kecil 6-8 kali sehari
- Buang air besar 2 kali sehari dengan warna feses kuning cerah
- Pipi bayi merona merah dan apabila dicubit terasa kencang
Jadi jika keadaan normal, sebenarnya tidak ada ASI yang kurang.
Pemberian ASI memerlukan kedisiplinan untuk mau menyusui bayi sesering
mungkin dan pikiran positif dari ibu bahwa ASI pasti cukup untuk bayi
mungilnya.