Rabu, 26 Desember 2007

Arti Tangisan Bayi

Menangis merupakan salah satu cara komunikasi bayi. Itulah sebabnya, bayi sering menangis. Bayi menangis karena disebabkan beberapa hal. Sebagai ibu atau orangtua baru, tentu Anda ingin membuat bayi Anda nyaman dan tidak menangis. Perhatikan penyebab tangisan bayi mungil Anda dan segera beri bantuan yang dibutuhkannya.

Mengapa Bayi Menangis?

Berikut ini beberapa penyebab utama dari tangisan bayi.
  • Lapar

    Salah satu ciri tangisan karena bayi merasa lapar adalah bayi akan mencari-cari puting susu saat digendong.
  • Celana atau popok basah

    Celana atau popok yang basah dapat membuat si kecil tidak nyaman dan menangis. Coba periksa celana atau popok si kecil ketka ia menangis. Hal ini tidak berlaku untuk semua bayi, karena ada bayi yang tidak menangis walau popoknya basah.
  • Kedinginan atau Kepanasan

    Bayi yang baru lahir senang akan kehangatan, biasanya ia akan menangis jika merasa kurang hangat mungkin akibat pakaian yang kurang tebal atau AC yang terlalu dingin. Tetapi, jangan membungkus bayi dengan terlalu banyak pakaian, kain yang terlalu tebal atau bedong yang akan membuatnya kepanasan dan menangis.
  • Ingin digendong

    Bayi akan merasa senang saat digendong atau dipeluk. Ia juga senang melihat wajah ayah dan ibunya serta mendengar suara atau debar jantung orangtuanya. Maka, tidak ada salahnya jika Anda menggendong, berbicara dan mengajaknya tersenyum agar bayi Anda tidak merasa sedih dan menangis.
  • Merasa bosan atau terlalu ramai

    Si kecil dapat merasa bosan atau merasa pusing ketika berada di kerumunan banyak orang. Mungkin banyak orang yang mencolek pipinya, mengajak berbicara, atau menggodanya. Suara tertawa atau obrolan yang terlalu ramai dapat membuat si kecil merasa bosan dan menangis walaupun pada awalnya ia merasa senang.
  • Sakit

    Ketika merasa tidak enak badan, si kecil akan menangis, Untuk mengetahuinya, Anda dapat mencoba untuk mengukur suhu badannya atau memeriksa apakah buang airnya tidak normal, batuk atau hidung tersumbat akibat pilek. Apabila terbukti si kecil sakit, segera bawa ke dokter untuk mendapat pengobatan yang tepat.
  • Kolik

    Ketika bayi menangis tanpa henti selama minimal 3 jam per hari dan kejadian ini berulang 3 kali selama seminggu, ada kemungkinan bayi mengalami kolik. Adanya gas pada perut bayi membuat bayi merasa tidak nyaman dan menjadi rewel. Bayi yang mengalami kolik sulit untuk ditenangkan. Kolik bisa terjadi pada bayi berusia kurang dari 3 bulan.

Penyebab Kolik

Salah satu penyebab utama bayi rewel dan terus-menerus menangis yaitu karena kolik. Beberapa kemungkinan penyebab terjadinya kolik yaitu:
  • Banyak gas yang berada di dalam usus akibat enzim pencernaan yang dibutuhkan bayi untuk mengolah makanan masih sedikit dan ketika mencerna ASI atau susu formula yang banyak mengandung protein menghasilkan banyak gas yang membuat perut sakit.
  • Pada bayi yang mengkonsumsi ASI, kemungkinan ada makanan ibu yang tidak cocok atau sensitif dengan bayi.
  • Pada bayi yang mengkonsumsi susu formula, kemungkinan ada protein yang terkandung dalam susu yang tidak cocok dengan pencernaan bayi.
  • Rasa takut dan terlalu gembira pada bayi dapat menyebabkan gangguan pada perut dan kolik.

Cara Mengatasi Kolik

Bantuan yang dapat diberikan ibu pada bayi yang sedang mengalami kolik yaitu:
  • Tunjukkan kasih sayang Anda yang akan membuat nyaman dan mencegah bayi dari ketakutan dengan menggendong, memeluk atau menyanyikan lagu kesukaannya.
  • Gendong bayi pada posisi tegak sambil menepuk-nepuk punggungnya secara pelan untuk membantu mengeluarkan gas yang ada dalam perut bayi.
  • Kompres perut dengan handuk yang sudah direndam air hangat atau kompres dengan botol karet yang berisi air hangat.

Mengatasi Bayi Menangis

Ketika bayi menangis hendaknya segara mendapat tanggapan dari orang di sekitarnya. Misalnya dengan segera mendatangi, memeluk, dan menggendongnya. Respon yang lambat akan membuat bayi cemas dan mengganggu emosinya di masa selanjutnya. Hal ini bertentangan dengan anggapan yang mengatakan agar membiarkan bayi yang menangis agar tidak bau tangan atau agar paru-parunya kuat.
" Respon yang lambat akan membuat bayi cemas dan mengganggu emosinya di masa selanjutnya. Hal ini bertentangan dengan anggapan yang mengatakan agar membiarkan bayi yang menangis agar tidak bau tangan atau agar paru-parunya kuat. "
Apabila sudah paham benar, ibu dapat mendengar bahwa bayi menangis karena sebab yang berbeda akan menghasilkan suara tangisan yang berbeda pula. Misalnya, tangisan karena sakit akan berbeda dengan tangisan pada saat bayi lapar atau ingin digendong. Perhatikan tangisan bayi mungil Anda dan berikan respon untuk membuatnya aman dan nyaman.

Senin, 17 September 2007

Bayi Belajar Sejak Dalam Kandungan

Belajar dapat dilakukan bahkan sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Sebagai orang tua, tentu ingin dekat dengan sang buah hati dan melatih anaknya agar bertumbuh dengan baik dan menjadi anak yang pandai. Mengajar seorang bayi, bahkan di dalam kandungan, dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Bagaimana caranya mengajar bayi yang masih ada di dalam kandungan bagi ibu hamil?


Mengajar Bayi di Kandungan

Memasuki trimester kedua, bayi sudah dapat merespon keadaan sekitarnya. Mereka sudah dapat mendengar atau melakukan reaksi dengan menendang atau memukul perut sang ibu. Maka sangat baik jika Anda melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat merangsang pertumbuh otak yang akan menunjang kecerdasannya. Berbagai kegiatan belajar dan bermain yang dapat Anda lakukan bersama si janin, misalnya:
  • Mengusap Perut

    Bayi dapat mulai merasakan sentuhan dari luar tubuh Anda. Maka Anda dapat menunjukkan rasa sayang Anda dengan mengusap perut. Ini jug amenjadi tanda bagi bayi bahwa Anda mengajaknya berkomunikasi.
  • Ajak Bicara

    Bercerita pada bayi Anda tentang kegiatan yang Anda lakukan hari ini, menanyakan keadaannya, melontarkan sebuah lelucon atau menceritakan pemandangan indah yang sedang Anda lihat dapat membuat Anda semakin akrab dengan bayi Anda, Perasaan senang Anda dapat mempengaruhi perkembangannya. Tetapi, hindari menceritakan hal-hal yang membuat Anda sedih atau marah karena kesedihan dan kemarahan membuat pertumbuhan anak tidak baik dan tidak menjadi anak yang ceria.
  • Bacakan Cerita

    Membacakan sebuah buku dongeng akan melatih responnya. Pilih cerita yang sesuai dan bacakan cerita tersebut sebelum tidur. Saat membacakannya, gunakan nada suara dan intonasi yang berbeda sehingga cerita menjadi lebih hidup. Anda juga dapat mengatur atau meminta sang ayah yang membaca cerita tersebut sehingga si calon bayi akan mengenal suara ayahnya dan menciptakan ikatan dengan sang ayah.
  • Mendengarkan Musik

    Musik dapat menenangkan bagi ibu. Untuk janin, musik yang didengarnya akan merangsang pertumbuhan otaknya. Nikmati musik dalam suasana santai untuk hasil yang maksimal. Musik yang dipilih adalah musik yang menenangkan. Musik klasik biasa menjadi musik yang paling banyak dipilih, walau sebenarnya musik jenis apapun dapat dipilih asal dapat memberi ketenangan. Jika Anda atau suami bisa memainkan alat musik, Anda dapat menggunakan alat musik untuk meperdengarkan suaranya. Uniknya, setelah lahir, biasanya bayi akan mengenali musik atau alat musik yang sudah biasa didengarnya.
  • Menari

    Sambil diiringi musik atau dengan bersenandung, Anda dapat mengajak janin Anda menari. Kegiatan ini merupakan salah satu cara agar sang ibu lebih rileks. Ajak bicara janin Anda saat sedang menari. Agar lebih romantis, dapat juga melakukan kegiatan ini bersama suami tercinta. Jangan lupa untuk berhati-hati dalam gerakan dan tidak melakukan gerakan yang berlebihan agar tidak terjatuh atau cedera.
Lakukan kegiatan-kegiatan tersebut dalam porsi yang pas. Waktu 15 menit merupakan ukuran waktu yang tidak berlebihan baik bagi sang ibu maupun bagi si bayi di dalam kandungan.
Bermain dengan bayi dalam kandungan, selain merangsang pertumbuhan bayi sejak dalam kandungan, juga membantu ibu agar tidak stres dan menciptakan hubungan yang akrab dengan buah hati.

Kamis, 24 Mei 2007

Waspadai TORCH Saat Kehamilan

Kehamilan merupakan bagian yang membahagiakan dalam kehidupan suami istri. Seorang anak yang sehat tentu menjadi dambaan. Namun, pada kasus tertentu, karena kurangnya pengetahuan ada wanita hamil yang terinfeksi TORCH. Akibatnya, dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan cacat, tidak sempurna atau kematian bayi. Apa sebenarnya TORCH itu?

TORCH

TORCH merupakan akronim dari beberapa infeksi jenis penyakit bawaan yang akan berbahaya untuk janin bila diderita oleh ibu hamil. Penyakit-penyakit ini dengan mudah akan menginfeksi janin dalam kandungan seorang ibu yang sedang hamil. Penyakit yang merupakan bagian dari TORCH terdiri atas virus dan juga beberapa bakteri. TORCH sendiri merupakan akronim yang jika dijabarkan merupakan beberapa penyakit sebagai berikut ini:
  • T: Toxoplasmosis atau Toxoplasma gondii. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah toksoplasmosis.
  • O: Other infections atau infeksi lainnya seperti Hepatitis B, Sifilis, Varicella-Zoster Virus, HIV, dan Parvovirus B19.
  • R: Rubella atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Rubela atau Campak Jerman.
  • C: Cytomegalovirus atau dikenal sebagai sitomegalovirus atau virus herpes manusia 5.
  • H: Herpes simplex virus atau virus herpes simpleks.
Akronim lain yang juga mirip yaitu TORCHES yang merupakan singkatan dari Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes simplex, dan Syphilis.

Toksoplasmosis

Penyebab: Penyakit ini sering dihubungkan dengan kucing atau anjing sebagai penyebabnya. Penyebab penyakit ini adalah parasit dengan nama Toxoplasma gondii yang umumnya hidup pada binatang mamalia seperti anjing dan kucing.
Penularan: Parasit ini akan keluar bersama kotoran anjing atau kucing. Melalui kotoran inilah akhirnya dapat menghinggapi manusia. Penyebaran lainnya adalah melalui lalat, kecoa atau serangga lain yang menghinggapi kotoran tersebut lalu menempel pada makanan yang telah matang atau pada sayuran yang bila tidak dimasak dengan tepat dapat menular pada manusia. Bisa pula menyebar melalui daging yang kurang matang saat diolah.
Akibat: Janin yang terinfeksi penyakit ini dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir mati. Bisa pula menyebabkan kelainan pada bayi saat dewasa.

Rubela

Penyebab: Dikenal juga dengan penyakit campak Jerman. Seseorang yang terinfeksi penyakit ini dapat dikenali dengan adanya ruam pada bagian tubuh, nyeri otot, demam (walau tidak selalu menyertai infeksi penyakit ini) dan adanya pembesaran getah bening.
Penularan: Media penularannya melalui pernafasan, air liur, keringat, darah atau hubungan seksual dari penderita rubela lainnya. Maka, untuk ibu hamil, sebaiknya menjaga jarak bila ada teman atau kerabat yang sedang menderita rubela atau campak Jerman agar tidak tertular.
Akibat: Penyakit ini semakin berbahaya apabila diderita oleh wanita yang usia kehamilannya masih muda, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Hal yang dapat dialami oleh bayi apabila ibu terinfeksi penyakit ini adalah bayi terlahir cacat atau menderita kelainan seperti kerusakan pada otak, kebutaan, tuna rungu atau bisu.

Cytomegalovirus (CMV)

Penyebab: Disebabkan oleh virus cytomegalo.
Akibat: Bila infeksi dialami oleh ibu hamil, maka bayi yang dikandung beresiko menderita pembesaran kepala, pengapuran otak, pembesaran hati, tuli, atau bentuk kaki dan tangan yang tidak normal.

Herpes Simpleks tipe II

Penyebab: Herpes terbagi atas 2 jenis, sedangkan yang berbahaya bagi ibu hamil adalah jenis Herpes Simpleks tipe II (HSV II). Infeksi ini menyerang alat kelamin. Tanda dari seseorang terinfeksi penyakit ini adalah keputihan atau muncul bintik pada alat kelamin.
Penularan: Penularannya adalah melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan penderita lain. Bisa juga ditularkan melalui hubungan seksual.
Akibat: Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi penyakit ini dapat menderita kelainan pada kulit, yaitu kulit melepuh.

Mencegah TORCH

Mengingat bahaya dari TORCH untuk ibu hamil, bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan atau yang saat ini sedang hamil, dapat mempertimbangkan saran-saran berikut agar bayi Anda dapat terlahir dengan baik dan sempurna.
  • Makan makanan bergizi

    Saat hamil, sebaiknya Anda mengkonsumsi banyak makanan bergizi. Selain baik untuk perkembangan janin, gizi yang cukup juga akan membuat tubuh tetap sehat dan kuat. Bila tubuh sehat, maka tubuh dapat melawan berbagai penyakit termasuk TORCH sehingga tidak akan menginfeksi tubuh.
  • Lakukan pemeriksaan sebelum kehamilan

    Ada baiknya, Anda memeriksakan tubuh sebelum merencanakan kehamilan. Anda dapat memeriksa apakah dalam tubuh terdapat virus atau bakteri yang dapat menyebabkan infeksi TORCH. Jika Anda sudah terinfeksi, ikuti saran dokter untuk mengobatinya dan tunda kehamilan hingga benar-benar sembuh.
  • Melakukan vaksinasi

    Vaksinasi bertujuan untuk mencegah masuknya parasit penyebab TORCH. Seperti vaksin rubela dapat dilakukan sebelum kehamilan. Hanya saja, Anda tidak boleh hamil dahulu sampai 2 bulan kemudian.
  • Makan makanan yang matang

    Hindari memakan makanan tidak matang atau setengah matang. Virus atau parasit penyebab TORCH bisa terdapat pada makanan dan tidak akan mati apabila makanan tidak dimasak sampai matang. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, selalu konsumsi makanan matang dalam keseharian Anda.
  • Periksa kandungan secara terartur

    Selama masa kehamilan, pastikan juga agar Anda memeriksakan kandungan secara rutin dan teratur. Maksudnya adalah agar dapat dilakukan tindakan secepatnya apabila di dalam tubuh Anda ternyata terinfeksi TORCH. Penanganan yang cepat dapat membantu agar kondisi bayi tidak menjadi buruk.
  • Jaga kebersihan tubuh

    Jaga higiene tubuh Anda. Prosedur higiene dasar, seperti mencuci tangan, sangatlah penting.
  • Hindari kontak dengan penderita penyakit

    Seorang wanita hamil harus menghindari kontak dengan siapa pun yang menderita infeksi virus, seperti rubela, yang juga disebut campak Jerman.
Dengan mencari lebih banyak informasi tentang kehamilan serta merawat dirinya sebelum dan selama masa kehamilan maupun dengan memikirkan masak-masak jauh di muka tentang berbagai aspek melahirkan, seorang wanita akan melakukan sebisa-bisanya untuk memastikan kehamilan yang lebih aman. Maka, bagi seorang wanita hamil, cobalah untuk selalu waspada terhadap berbagai penyakit seperti TORCH agar bayi Anda terlahir sehat.

Jumat, 16 Maret 2007

Cara Menghapus Properti Web pada Google Analytics

Google Analytics adalah layanan dari Google yang berfungsi sebagai alat untuk memperoleh dan melaporkan informasi lengkap tentang segala aktivitas dan statistik pada sebuah Blog/Web. Terdapat tiga komponen dalam akun Google Analytics. Yaitu Akun, Properti, kemudian Tampilan (Profile). Dengan email yang sama, kita bisa membuat lebih dari satu akun pada Google Analytics. Di dalam akun terdapat properti web,
dan di dalam properti terdapat tampilan/profile.

Saya mengalami hal menarik pada Google Analytics ini. Terdapat properti web yang sudah lama tidak terpakai yang membuat saya "resah" juga melihatnya. Sehingga saya pun ingin menghapus properti tersebut dari daftar. Eh kok susah juga menghapusnya. Akhirnya saya tahu caranya dan ingin membagikannya pada sobat.

Pembahasan kali ini adalah tentang bagaimana cara menghapus properti pada Google Analytics? Mengapa hal ini perlu dibahas? Karena pada komponen akun dan tampilan terdapat pilihan untuk menghapus komponen tersebut, sedangkan pada properti tidak. Sudah saya katakan bahwa tampilan adalah bagian dari properti. Nah, trik untuk bisa menghapus properti web pada Google Analytics adalah dengan menghapus semua tampilan yang terdapat dalam properti. Maka properti tersebut pun akan ikut terhapus.


Cara Menghapus Tampilan (Profil) pada Properti Web pada Google Analytics

1. Masuk ke halaman Google Analytics.
2. Klik masuk di bagian kanan atas.
3. Pada halaman pertama Google Analytics, masuk ke bagian Admin.
4. Pilih akun di mana properti yang akan dihapus itu berada.
5. Pilih properti yang akan dihapus.
6. Kemudian pada bagian lihat/view, klik Setelan Tampilan.



7. Akan terbuka jendela Setelan Tampilan. Gulir sampai ke bagian paling bawah, kemudian klik Hapus Tampilan.




8. Kemudian akan muncul jendela persetujuan, maka konfirmasi dengan klik Hapus Tampilan.
Hapuslah semua tampilan yang terdapat dalam properti. Jika tampilan/profil pada properti sudah habis, maka sobat juga telah Menghapus Properti Web dari Google Anaytics.

Jumat, 23 Februari 2007

PKJ 300 - Datanglah, Ya Roh Kudus

Datanglah, ya Roh Kudus,
nyalakan api cinta kasihMu.
Datanglah, ya Roh Kudus,
datanglah, ya Roh Kudus.