Jumat, 21 Juli 2006

Tentang saya

* update tgl 02 Febuary 2015




Bernama Rolan Faisal Galingging yg lahir & tinggal dikeluarga yg sederhana di kota bandar Lampung.
Awalnya cuma coba2 saja (iseng2 lihat diyoutube) diwaktu senggang dari kesibukan, pada saat itu Tahun 2010 saya login ( pada thn 2010 isi blognya masih kacau balau ) dan akhirnya sampai pada sekarang ini"thn 2015 sudah saya isi dengan postingan yg lebih santai dan yg dpt di mengerti
Tujuan dibikin nya blog ini hanya untuk membagikan sesuatu yg mungkin menurut saya bisa dibagikan kepada orang lain TANDA KURUNG * ISENG *

Adapun Media Sosial yg saya punya CEK DIMARI :


https://twitter.com/RolanFaisal

https://www.facebook.com/rolan.crist 

Sekian dari saya..
Enjoy dengan Postingan saya... halleluya


Jumat, 12 Mei 2006

Bantu Anak Hadapi Bencana

Bencana bisa terjadi di mana saja baik bencana alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, gunung meletus, badai, maupun bencana lainnya seperti kebakaran dan perang atau pertikaian. Semua bencana berakibat buruk bagi siapapun. Bahkan orang dewasa sering kali butuh waktu sangat lama untuk melupakan ketakutan akibat bencana tersebut. Jika orang dewasa saja butuh waktu bertahun-tahun untuk melupakan bayangan bencana tersebut, apalagi anak-anak. Bagaimana membantu mereka untuk pulih dari trauma akibat bencana yang mereka saksikan dan alami?


Penyebab Ketakutan Anak saat Bencana

Anak termasuk yang paling ketakutan ketika terjadi bencana. Lembaga penanganan darurat di Amerika Serikat, yaitu FEMA (Federal Emergency Management Agency) memberi tahu bahwa anak-anak mengalami ketakutan akibat bencana karena alasan berikut ini:
  • Anak-anak takut ditinggal sendirian saat bencana maupun setelah bencana
  • Anak-anak takut terpisah atau dipisahkan dari orang tua mereka
  • Anak-anak takut peristiwa atau bencana yang sama terulang lagi
  • Anak-anak takut melihat seseorang akan terluka atau tewas termasuk mereka


Bantuan Bagi Anak Menghadapi Bencana

Orang tua memiliki peran paling penting agar anak mampu menghadapi bencana dan bisa segera pulih dari rasa takutnya. Apa yang harus segera dilakukan orang tua sesaat setelah bencana alam atau peristiwa mengerikan lainnya terjadi? Berikut ini beberapa langkah yang sebaiknya segera dilakukan oleh orang tua.
  • Upayakan keluarga tetap berkumpul bersama

    Meski orang tua juga mengalami ketegangan, namun upayakan agar seluruh keluarga tetap berkumpul bersama. Dengan selalu bersama saat bencana maupun setelah bencana, membuat anak merasa yakin mereka tidak akan ditinggal sendirian.

    Selain itu, jangan titip anak-anak pada sanak-saudara, kerabat, atau pusat pengungsian sementara Anda mencari pertolongan. Hal ini akan menambah kekhawatiran anak karena mereka cemas jangan-jangan orang tua mereka tidak akan pernah kembali lagi. Sebisa mungkin bawalah anak bersama Anda.
  • Jelaskan situasi dengan tenang

    Dengan penuh kesabaran, jelaskan berulang kali mengenai bencana atau peristiwa yang terjadi. Ulangi hingga beberapa kali penjelasan tersebut secara singkat, baik penyebab bencana maupun kemungkinan apa saja yang akan terjadi selanjutnya.

    Coba bicara sambil menatap mata mereka dan bahkan memohon pada mereka untuk mengerti. Misalnya Anda berbicara tentang kemungkinan yang akan terjadi seperti: "Adik, rumah kita sudah hancur, jadi malam ini kita sekeluarga akan tidur di tempat pengungsian."
  • Minta anak untuk bicara

    Dengan mengajak bicara, akan mengurangi rasa khawatir dan ketakutan anak Anda. Pancing anak Anda untuk berbicara meski dia dalam kondisi ketakutan. Libatkan seluruh keluarga untuk bersama-sama mendiskusikan ketakutan masing-masing sehingga setiap anggota keluarga akan berani mengungkapkan rasa takut mereka termasuk anak Anda.

    Jika ia masih takut sehingga enggan mengungkapkan diri, Anda bisa mengatakan bahwa sebagai orang tua, Anda juga takut. Dengan mengetahui bahwa orang tua juga mengalami ketakutan yang sama, akan lebih mudah untuk anak-anak mengungkapkan rasa takutnya. Dan jelaskan bahwa semua orang saat ini sedang mengalami ketakutan terhadap bencana atau peristiwa mengerikan yang baru terjadi, termasuk anak Anda.
  • Ikut sertakan anak untuk membantu

    Jika bencana telah usai, banyak kegiatan yang harus dilakukan, seperti membersihkan rumah atau memperbaiki rumah yang rusak. Libatkan anak-anak dalam kegiatan ini dengan memberi mereka tugas masing-masing.

    Apa tujuannya? Agar anak mengetahui bahwa kerusakan apapun akibat bencana bisa diperbaiki. Misalnya, dengan membantu memperbaiki dan membersihkan rumah, anak-anak akan sadar bahwa rumah mereka yang nyaman bisa kembali lagi.


Segera Beri Bantuan bagi Anak

Jangan menunda untuk melakukan langkah-langkah di atas. Karena jika Anda tidak melakukan tindakan mendesak untuk membantu anak menghadapi rasa takut, mereka akan menghadapi problem tersebut untuk waktu yang lebih lama lagi.
Meski situasi saat terjadi bencana atau sesaat setelah bencana adalah saat terberat bagi orang tua, namun dengan segera memberi bantuan kepada anak Anda, itu merupakan keputusan terbaik dalam situasi yang sulit.

Rabu, 22 Februari 2006

Bantu Istri saat Kehamilan

Kehamilan adalah masa yang menyenangkan bagi pasangan yang sudah menikah. Kehadiran anggota keluarga baru yang merupakan perpaduan dari ayah dan ibu menjadi hadiah tersendiri bagi mereka. Tetapi, masa kehamilan bukan masa yang mudah, terutama bagi seorang wanita. Perubahan emosi ataupun fisik membuat wanita tidak nyaman dengan keadaannya.Sebagai seorang suami yang menyayangi istrinya, tentu dia inigin membantu istrinya melewati masa-masa ini. Apa saja yang dapat dilakukan seorang suami?
  • Berbicara dengan bayi yang berada dalam kandungan

    Dengan mengelus perut dan mengajak bayi anda bicara, ini akan membantu bayi mengenali suara ayahnya. Suara ayah yang berat membuat bayi lebih mengenalnya dibanding dengan suara ibu. Hal ini juga membahagiakan ibu yang mengandungnya melihat hubungan yang baik antara ayah dan anaknya.
  • Berikan perhatian pada pasangan.

    Bentuk perhatian yang bisa diberikan misalnya membuatkan jus, memijat kaki, membelai kepalanya, atau bentuk perhatian lain. Pahamilah, bahwa saat seperti ini istri sedang mengalami keadaan yang tidak menyenangkan, maka dengan diberi perhatian dapat membantu seorang istri melewati masa-masa seperti ini.
  • Berikan kepercayaan diri pada istri Anda.

    Saat mengandung, kebanyakan wanita tidak PD dengan keadaan dirinya. Melihat tubuhnya yang bertambah gemuk dapat membuat seorang wanita menganggap dirinya tidak cantik lagi. Maka seorang suami dapat meningkatkan rasa percaya dirinya dengan memujinya atau tidak menolak ketika diajak bercinta. Ingatlah, bahwa dia menjadi gemuk karena sedang mengandung anak anda dan anda juga turut berperan membuatnya manjadi seperti itu.
  • Bantu istri anda mempersiapkan kelahiran.

    Ini dapat anda lakukan misalnya dengan menemani istri anda berjalan kaki atau mengikuti senam hamil bersama. Hal ini dapat membantu mengurangi ketakutan istri anda saat melahirkan karena mengetahui anda akan ikut serta.
Sebagai seorang suami, anda pasti ingin istri dan anak anda selamat. Maka bantuan dan perhatian seorang suami sangat berharga bagi istri. Tunjukkan cinta anda kepada istri seperti janji yang telah anda ucapkan kepadanya saat pernikahan.